Monthly Archives: March 2007

Met Ultah ya Pa…

Standard
Dad, If you ever find yourself wondering
If I still need you the way I did
When I was growing up,
or weather I ever think about the little thing
and the special times we used to share..
No matter how many years go by
inside my heart will always be
The little girl who loves and need you
A man who’ll walk a road that’s rough
And won’t dare settle for just good enough
Who pushes on when most wouldn’t bother
Shows what it means to be a father..
I love you, Dad
Happy Birthday

Wisata Rohani

Standard
Ini yang aku perlukan..Sebuah wisata yang mencerahkan jiwa, menenangkan hati dan menjernihkan pikiran. Tanpa pikir panjang aku langsung bilang “Ya aku ikut”..
Dan akhirnya disanalah aku..Mentafakuri diri..Berusaha meluruhkan kesedihan, keletihan dan kehampaan.. Alhamdulillah sekarang semuanya jadi lebih ringan..
Hanya satu yang aku takutkan… Aku takut Allah akan meninggalkan ku.. semoga saja tidak..

Sepi dan Sejati

Standard
Kini aku terpaku pada tipikalitas hidup yang berjalan maju. Lahir, tumbuh, tua dan mati. Disini aku hanya perlu bertahan menjalani hidup. Menjalani secara perlahan, menerima dengan perlahan2 dan menghirupnya perlahan2. Aku tahu rasa letih dan sakit masih akan terus bersamaku. Tapi aku telah memilih untuk menjalaninya. Aku siap untuk menjalaninya. Mungkin aku terlihat seperti seorang yang ‘desperate’. Sebenarnya tidak. Aku hanya merasa kekosongan yang sejati. Sempat aku berfikir untuk berhenti mengikuti alur hidup yang berjalan maju ini karna merasa terlalu kosong. Tapi aku tak bisa berhenti disini. Belum saatnya. Aku masih harus berada disini, terus mengikuti alur waktu yang berjalan kedepan. Menghilangkan kecemasan akan masa depan dan mengusir bayang2 masa lalu. Aku hanya perlu berjalan perlahan. Tak perlu tergesa-gesa. Karna waktuku masih panjang.
Terkadang disatu malam yang hitam. Disaat semua bersiap tuk bermain dengan mimpi. Aku ingin mengirim pesan singkat yang menyatakan aku kangen. Tapi untung saja otak dan tanganku tidak bekerjasama dengan baik. Saat pesan singkat itu sudah tertulis dan otakku mengirim isyarat untuk menekan tombol ‘send’ tanganku malah menekan tombol ‘exit’. Untung saja tanganku bekerja lebih cepat daripada otakku. Karna aku tak mau mengganggunya lagi, dia sudah memiliki seorang peri kecil yang akan diajaknya terbang melihat keindahan dunia dari atas sana. Dan aku…aku akan melihat mereka terbang berpegangan tangan dan semakin menjauh dari bawah sini.
Aku harus bisa berdiri diatas kakiku sendiri dan menjadi sekuat yang aku bisa, karna akan banyak peristiwa yang tidak pernah aku duga sebelumnya, hanya Allah yang tahu. Tapi, aku tidak akan bisa benar-benar kuat hanya dengan itu. Aku hanya manusia biasa yang tak bisa hidup sendiri. Mungkin suatu saat nanti, saat aku siap menerima kehadiran orang lain disisiku, saat itulah, aku bisa benar-benar kuat dan aku akan lebih kuat lagi jika aku dapat menerima satu persatu orang yang aku cintai meninggalkanku…
…satu demi satu pergi tinggalkan aku / sendiri / mungkin kini diriku tak punya arti lagi / dan ku sendiri…..menangis ku disini / malam ini / bertanya dalam lubuk hati / masih kah ada tempat berbagi….walau gelisah tak jua bertepi / takkan kusesali tetap kujalani [sendiri by cokelat]

Akan kubiarkan sepi ini disini dan menggerogotiku untuk sementara, sampai akhirnya aku siap..entah kapan..mungkin besok atau mungkin harus menunggu beberapa purnama. Aku tak tahu.
“Love comes to those who still hope although they’ve been disappointed; to those who still belive,
altough they’ve been betrayed; to those who still need to love, although they’ve been hurt before;
and to those who have the courage and faith to built trust again.”

Brain Washing

Standard
Minggu yang melelahkan..Doing routine activities yang ngebosenin..Banyak kerjaan yang ga beres-beres..It’s so tired…
I need a REST!!!!
Buat nge-refresh otak yang udah lelah dengan segala aktivitas minggu ini…hmmm..aktivitas minggu ini aja udah lumayan nguras otak..dan sebenernya ngga mau ngebebanin otak ini lebih berat lagi..tapi ga tau kenapa bayangan dia trus ada disini..di sela-sela kesibukan otak ini…
I tired!!!!
Kayanya musti cuci otak…brain washing..yup..kayanya ini solusi paling tepat, cepat sekaligus praktis..Tapi dimana ya ada tempat cuci otak???
It’s enough…I don’t want to thinking about him [again]..
Banyak yang bilang dewi harus udah bisa ngelupain dia..sering-sering explore..cari komunitas baru sekaligus nyari another angel to love..
hmmm..buat dewi melupakan itu satu hal yang makin dicoba malah makin inget..jadi cara pertama “melupakan” otomatis gagal..
coba cara kedua “find another community” cara ini sedang di rintis & I hope it’s work!!
ketiga “find another angel to love” …belum berani…takut…takut ngelakuin kesalahan yang sama..takut merasakan sakit yang sama..karna sakit yang ini juga belum sembuh dengan sempurna..
..ku tau tak ada yang abadi
mungkin semua kan datang dan pergi
namun tetap kuharap
ada satu bahagiaku..
(Untuk Bintang by Cokelat)
I NEED A BRAIN WASHING!!!